Kamis, 19 Mei 2016

Saat Mendidik Anak Hindari 5 Ucapan Ini

Hai Bun, sebagai orang tua tentunya Kita ingin ana Kita menjadi anak yang baik bukan? seperti berbakti sma orang tua, pintar agama dan banyak lainnya yang Kita dambakan. Tapi tahu tidak sih Bun? terkadang ada kesalahan kecil yang sering Kita lakukan saat mendidik anak. terutama pada ucapan-ucapan yang Kita lontarkan terhadap anak.

Mendidik anak tanpa kekerasan itu tidak baik, sehingga nasihat-nasihat serta ucapan yang Harus di kdedpankan. namun beberapa ucapan-ucapan ini jangan sampai di lontarkan Bunda, agar nantinya anak tidak keras kepala.

cara mendidik anak

1. Jangan manja, kamu kan sudah besar!
Didalam anak yang manja dan anak yang merasa tidak mampu ini memiliki perbedaan. sebaiknya anda sebagai orang tua harus tahu, bahwa anak anda sedang malaskah, atau manja, atau juga memang tidak mampu. dan pada saat inilah anda posisinya sebagai orang tua harus membantunya.

Hal ini sangat mudah dipahami, pasti setiap anak memiliki sifat mandiri untuk tumbuh dengan baik. tetapi jika orang tua ingin mengajarkan kemandirian kepada anaknya, harus mengetahui atau mengamatinya terlebih dahulu, apakah sianak ini sudah mampu atau belum dalam mandiri.

2. Begitu saja tidak bisa!!
Kata-kata ini adalah perasaan orang tua yang prustasi terhadap anaknya, Ucapan inilah yang sering kali membuat anak jatuh mentalnya, sehingga hal ini membuat anaknya menjadi tidak percaya diri dan mungkin prestasinya menurun atau sulit untuk mendapatkan prestasi tinggi.

Pasti jika orang tua berucap seperti ini kepada anaknya, anaknya akan merasa bahwa dirinya itu tidak mampu dan tidak bisa berbuat apa-apa. Setelah itu lebih baik anda menghentikan semuanya, termasuk juga belajarnya, dan silahkan ambil waktu sejenak untuk beristirahat, tenangkan hati anda, dan biarkanlah anak anda melepas semuanya.

3. Kamu bicara apasih!?
Pasti banyak anak kecil yang bertipe kepribadian sanguin, sianak kecil ini sangat senang sekali bercerita banyak mengenai hal yang terjadi dalam kehidupannya. mungkin banyak orang tua yang menganggap cerita sianak ini biasa-biasa saja, dan mungkin sangat tidak penting.

4. Minta maaf sana!
Ada banyak sekali ucapan yang mengartikan perbuatan baik dan bertujuan agar perkataan itu mengajarkan sopan santun, tata krama, dan etika kehidupan. setiap perbuatan baik pastinya akan diterima dengan sangat baik jika perbuatan baiknya diberikan dengan contoh atau bukti, bukan hanya arahan semata saja.

Coba anda bayangkan. Lebih mudah mana bagi sianak untuk merubah dirinya untuk lebih baik lagi, hanya dengan memberinya perintah atau melihat contohnya saja? Pada saat anda memerintahnya untuk meminta maaf, disitu anda tidak mengajarkan sianak berkemampuan sosial. Oleh karena itu, anda harus memberikannya contoh yang baik untuk memperbaiki perilakunya. Dan satu hal lagi yang perlu anda ingat, ingatkanlah anak anda dengan cara yang lembut dan jangan berkata kasar.

5. Kamu ditinggal saja ya!
Banyak sekali ucapan ini digunakan oleh setiap orang tua yang ingin mengancam anaknya. Hal ini bisa terbilang baik kalau diperingatkan dirumah, karena bisa saja hal ini mengajarkan sianak untuk selalu tetap pada waktu dan disiplin.

Tetapi jika hal ini dilakukan diswalayan atau mall hal ini tidak mungkin terjadi, dan sianak ini pasti akan beranggapan bahwa orang tuanya hanya memberinya ancaman kosong saja. Oleh karena itu, janganlah anda mengatakan kepada anak anda bahwa anda ingin meninggalkan mereka. ada solusi mudah guys, buatlah rencana perjalanan sebelum anda berangkat dari rumah.

Nah mulai sekarang, Bunda harus lebih berhati-hati dalam berucap sama anak, memang hal sepel tapi dampaknya tidak baik buat anak Bun. mendidik anak itu perlu kasih sayang dan kehati-hatian, karena dari sinilah awal mula karakter anak terbentuk.

Advertiser