Selasa, 31 Mei 2016

Ini 3 Tanda Gejala Anak Kekurangan Nutrisi

Akibat anak kurang nutrisi - Nutrisi dan gizi itu harus selalu terpenuhi setiap hari, apalagi untuk si anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Jika gizi dan nutrisi terpenuhi tentunya si anak juga akan lebih sehat dan segar saat menjalankan aktivitasnya. Selain untuk menunjang pertumbuhannya, nutrisi juga sangat berperan penting untuk perkembangan otak anak. jadi jangan sampai bunda membiarkan anak kekurangan nutrisi dan Gizi.

Orang tua harus selalu memperhatikan asupan makanan terbaik untuk si Anak, sebab jika tidak terpenuhi gizi dan nutrisinya, beberapa gejala dibawah ini akan dialami anak yang kekurangan nutrisi.

Gejala Anak yang kekurangan Nutrisi

anak kurang nutrisi dan gizi
1. Daya tahan tubuh anak menurun
Penurunan daya tahan tubuh yang signifikan ini juga salah satu faktornya yang dialami sikecil pada saat kekurangan nutrisi. Hal ini tentunya sianak akan sangat mudah untuk terserang penyakit dan perkembangan kemampuan motorik anak ini nantinya terganggu. Selain itu juga, anak juga terganggu dalam proses belajarnya dilingkungan luar.

2. Memiliki Rasa semangat yang kurang
Rasa semangat yang kurang merupakan salah satu faktor dari tanda-tanda anak kekurangan nutrisi, selain itu juga badan anak tidak memiliki tenaga dan lemas. Sudah pasti hal ini sangat mengganggu sianak dalam proses belajarnya, nantinya anak akan sulit untuk menanggapi stimulasi, pelajaran dari lingkungan sekitar.

3. Pertumbuhan dan fungsi tubuh terganggu
Jika anda memiliki anak dan sering memerhatikannya, bahwa dia mengalami gangguan terhadap pertumbuhannya dan fungsi tubuh, misalnya itu seperti "tidak" bisa tumbuh lagi atau kekurangan darah. Hal tersebut ini dapat dikatakan bahwa sianak ini kekurangan nutrisi.

baca juga : 6 Tips Jitu Agar Anak Tidak Gampang Sakit

Gangguan struktur dan biokimia otaklah merupakan salah satu dari tanda-tanda anak kekurangan nutrisi akan tetapi hal ini tidak bisa diamati secara langsung. Ada suatu hasil penelitian awal yang menunjukan bahwa anak laki-laki ini memiliki volume total struktur otak akan mencapai titik tertingginya itu pada usia 14,5 tahun guys, dan sedangkan perempuan 11,5 tahun.

Volume otak akan total sekitar 95% yang akan dicapai pada saat sianak berusia 6 tahun. Walaupun hubungan antara fungsi kognitifnya dengan volume otak belum dapat dipastikan, akan tetapi ada perkiraan bahwa ukuran otak yang ukurannya lebih besar menyediakan kapasitas yang lebih besar lagi untuk perkembangan sel sarafnya.

nah bun, tidak mau kan jika Anak Bunda mengalami hal-hal seperti diatas? maka itu sedari dini perhatikan asupan nutrisi dan gizi untuk si Anak. Agar masa pertumbuhan dan otaknya berjalan dengan baik.

Advertiser